Showing posts with label rumah sakit jakarta. Show all posts
Showing posts with label rumah sakit jakarta. Show all posts

Wednesday, April 22, 2015

Tips Berobat Ke Rumah Sakit

Caranya Berobat ke Rumah Sakit – Berikut ada beberapa langkah yang bisa kita lakukan jika ingin membawa keluarga kita ke rumah sakit dan bagaimana mengurus perizinan di rumah sakit.
Bersifat kedaruratan
Jika anda berada dalam keadaan darurat seperti pasca kecelakaan hingga langsung di bawa ke rumah sakit. Maka Instalasi Gawat Darurat (IGD) adalah tempat yang tepat untuk pasien yang bersifat kedaruratan. Di IGD Rumah Sakit pasien akan di rawat sesuai prosedur kedaruratan. Bawalah anggota keluarga lainnya yang bertugas memantau kondisi pasien dan keluarga lainnya untuk mengurus administrasi pasien.
Apabila kondisi pasien memburuk maka pasien akan dirujuk ke ruangan Intensif Care Unit (ICU). ICU merupakan tempat menangani pasien dengan kondisi yang sangat darurat. Tim medis yang terdiri dari berbagai disiplin ilmu medis akan menangani pasien yang membutuhkan penanganan darurat. Jika kondisi pasien membaik, maka anggota keluarga lainnya yang mengurus administrasi harus mencari kamar inap yang sesuai keinginan pasien. Rumah sakit pada umumnya menyediakan berbagai pilihan mulai dari kamar kelas III sampai VVIP.
Selain mengurus administrasi Rumah Sakit, mintalah bantuan keluarga lainnya untuk mengurus kelengkapan identitas dari pasien itu sendiri. Apabila mempunyai Asuransi Kesehatan (ASKES) maka lebih baik digunakan, Identitas diri (KTP/SIM), dan Surat keterangan tidak mampu dari kelurahan (apabila kurang mampu). Semua proses perizinan itu lebih baik dilakukan oleh banyak pihak dengan tugas masing-masing. Agar pasien tidak tertangguhkan di rumah sakit.
Rawat Jalan
Rawat jalan adalah sifat pelayanan rumah sakit yang memberikan pengobatan kepada pasien dan bersifat hanya satu hari pada saat pasien berkunjung ke rumah sakit. Pada umumnya pelayanan rawat jalan di bagi menjadi beberapa tipe JAMKESMAS (Jaminan Kesehatan Masyarakat), JAMKESKIN (Jaminan Kesehatan Masyarakat Miskin), dan UMUM
Asuransi Kesehatan yang meliputi JAMKESMAS dan JAMKESKIN merupakan pelayanan yang diberikan kepada pasien dan mendapat potongan harga pengobatan dari pemerintah. Sumber dana yang digunakan adalah bersumber dari APBD dan APBN Pemerintah. Proses kelengkapan administrasi berobat di Rumah Sakit dengan menggunakan ASKES ini sedikit lebih rumit. Pasien harus mempunyai surat rujukan dari puskesmas setempat di mana pasien itu tinggal, identitas diri (KTP/SIM), surat keterangan tidak mampu, kartu berobat Rumah Sakit dan kartu ASKES.
Sedangkan pendaftaran Umum merupakan pendaftaran pengobatan rawat jalan yang tidak menggunakan asuransi kesehatan dan sedikit lebih mahal dibandingkan menggunakan Askes. Jika pada Askes kita harus kita harus membawa berbagai kelengkapan yang banyak, maka pada pelayanan Umum pasien cukup membawa identitas diri dan kartu Rumah Sakit.
Setelah kita menunjukkan ke mana dokter yang kita tuju. Maka petugas administrasi akan mengambil map Rekam Medis pasien apabila pasien tersebut sudah pernah berobat sebelumnya dan apabila baru pertama kali pasien tersebut akan diberikan map baru dan mengisi beberapa data. Map Rekam Medis bertujuan merekam jejak penyakit pasien agar tim medis yang memeriksa dan menangani mampu menganalisa sumber penyakit sekarang yang berhubungan dengan riwayat penyakit terdahulu.
Setelah mengisi data, bawalah map Rekam Medis (RM) ke klinik dokter yang di tuju. Sesampainya di sana serahkan Map RM kepada petugas administrasi yang mencatat riwayat pasien dan tunggu panggilan dari petugas tersebut. Apabila sudah dipanggil dan bertemu dengan dokter, pasien akan di anamnesis (wawancara) untuk mencari keluhan yang di derita pasien. Setelah di periksa maka akan di tetapkan diagnosa pasien dan di berikan tindakan terapi ataupun diberi tindakan farmakologi, dengan pemberian obat-obatan. Dokter akan memberikan suat resep kepada pasien dan resep tersebut dapat di berikan kepada apotek yang berada di rumah sakit itu sendiri ataupun apotek yang berada di luar rumah sakit. Jika diagnosa pasien masih bersifat sementara dan bersifat belum diketahui maka dokter akan memberikan rujukan kepada unit lain untuk di periksa ulang. Seperti contoh ketika ada pasien HNP (hernia nucleus purposusLumbal pasien di rujuk ke Rumah Sakit Fisioterapi.

Wednesday, April 8, 2015

Jenis Rumah Sakit Jakarta

Tipe Rumah Sakit Hospital In Indonesia Jika di tinjau dari kemapuan yang dimiliki rumah sakit di Indonesia dibedakan atas lima macam, yaitu :
1. Rumah Sakit Tipe A Adalah rumah sakit yang mampu memberikan pelayanan kedokteran spesialis dan subspesialis luas oleh pemerintah ditetapkan sebagai rujukan tertinggi (Top Referral Hospital) atau disebut pula sebagai rumah sakit pusat.
2. Rumah Sakit Tipe B Adalah rumah sakit yang mampu memberikan pelayanan kedokteran spesialis dan subspesialis terbatas.Rumah sakit ini didirikan disetiap Ibukota propinsi yabg menampung pelayanan rujukan di rumah sakit kabupaten.
3. Rumah Sakit Tipe C Adalah rumah sakit yang mapu memberikan pelayanan kedokeran spesialis terbatas.Rumah sakit ini didirikan disetiap ibukota Kabupaten (Regency hospital) yang menampung pelayanan rujukan dari puskesmas.
4. Rumah Sakit Tipe D Adalah rumah sakit yang bersifat transisi dengan kemampuan hanya memberikan pelayanan kedokteran umum dan gigi.Rumah sakit ini menampung rujukan yang berasal dari puskesmas.
5. Rumah Sakit Tipe E Adalah rumah sakit khusus (spesial hospital) yang menyalenggarakan hanya satu macam pelayan kesehatan kedokteran saja.Saat ini banyak rumah sakit kelas ini ditemukan misal, rumah sakit kusta, paru, jantung, kanker, ibu dan anak (Bidanku Sahabatku).
Jenis-jenis Rumah Sakit Jakarta :
  • -Rumah sakit umum Rumah sakit yang dijalankan organisasi National Health Service di Inggris. Melayani hampir seluruh penyakit umum, dan biasanya memiliki institusi perawatan darurat yang siaga 24 jam (ruang gawat darurat) untuk mengatasi bahaya dalam waktu secepatnya dan memberikan pertolongan pertama. Rumah Sakit umum biasanya merupakan fasilitas yang mudah ditemui di suatu negara, dengan kapasitas rawat inap sangat besar untuk perawatan intensif ataupun jangka panjang. Rumah sakit jenis ini juga dilengkapi dengan fasilitas bedah, bedah plastik, ruang bersalin, laboratorium, dan sebagainya. Tetapi kelengkapan fasilitas ini bisa saja bervariasi sesuai kemampuan penyelenggaranya. Rumah sakit yang sangat besar sering disebut Medical Center (pusat kesehatan), biasanya melayani seluruh pengobatan modern. Sebagian besar rumah sakit di Indonesia juga membuka pelayanan kesehatan tanpa menginap (rawat jalan) bagi masyarakat umum (klinik). Biasanya terdapat beberapa klinik/poliklinik di dalam suatu rumah sakit (Wikipedia).
  • Rumah Sakit terspesialisasi Jenis ini mencakup trauma center, rumah sakit anak, rumah sakit manula, atau rumah sakit yang melayani kepentingan khusus seperti psychiatric (psychiatric hospital), penyakit pernapasan, dan lain-lain.
  • Rumah sakit penelitian/pendidikan Rumah sakit penelitian/pendidikan adalah rumah sakit umum yang terkait dengan kegiatan penelitian dan pendidikan di fakultas kedokteran pada suatu universitas/lembaga pendidikan tinggi. Biasanya rumah sakit ini dipakai untuk pelatihan dokter-dokter muda, uji coba berbagai macam obat baru atau teknik pengobatan baru. Rumah sakit ini diselenggarakan oleh pihak universitas/perguruan tinggi sebagai salah satu wujud pengabdian masyararakat / Tri Dharma perguruan tinggi
  • Rumah Sakit lembaga/perusahaan Rumah sakit yang didirikan oleh suatu lembaga/perusahaan untuk melayani pasien-pasien yang merupakan anggota lembaga tersebut/karyawan perusahaan tersebut. Alasan pendirian bisa karena penyakit yang berkaitan dengan kegiatan lembaga tersebut (misalnya rumah sakit militer, lapangan udara), bentuk jaminan sosial/pengobatan gratis bagi karyawan, atau karena letak/lokasi perusahaan yang terpencil/jauh dari rumah sakit umum. Biasanya rumah sakit lembaga/perusahaan di Indonesia juga menerima pasien umum dan menyediakan ruang gawat darurat untuk masyarakat umum
  • Klinik Fasilitas medis yang lebih kecil yang hanya melayani keluhan tertentu. Biasanya dijalankan oleh Lembaga Swadaya Masyarakat atau dokter-dokter yang ingin menjalankan praktek pribadi. Klinik biasanya hanya menerima rawat jalan. Bentuknya bisa pula berupa kumpulan klinik yang disebut poliklinik

Tuesday, March 24, 2015

Tips Rawat Jenazah Di Rumah Sakit

Perawatan pasien di Rumah Sakit yang baru saja meninggal ditujukan untuk membersihkan dan merapikan jenazah, memberikan penghormatan terakhir pada semua insan, memberikan rasa puas kepada keluarga pasien. Merawat jenazah dilakukan dengan cara tertib dan khidmat, pasien diberikan label diisi lengkap dengan data pasien yang meliputi : nama, jenis kelamin, jam meninggal, berasal dari ruangan mana dari RS tersebut sebagai bukti diri dari jenazah.
Keterampilan perawatan jenazah di Rumah Sakit Jakarta ini sangat perlu dimiliki oleh tenaga kesehatan terutama paramedis, karena tidak semua instansi pelayanan kesehatan mempunyai tim khusus (tim keagamaan) untuk perawatan jenazah. Sehingga paramedislah yang berkewajiban untuk melakukan perawatan jenazah jika terdapat pasien yang meninggal.
Tata cara perawatan jenazah di Rumah Sakit Terbaik biasanya dilakukan sesuai dengan agama yang dianut oleh pasien, namun pada artikel ini akan membahas tata cara perawatan jenazah untuk umum (bisa dipakai untuk semua agama) yang dapat dijadikan sebagai standar operasional prosuder perawatan jenazah.
Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat melakukan perawatan jenazah Di Hospital In Indonesia, yaitu:
  1. Patuhi prosedur kerja.
  2. Mencuci tangan sebelum melakukan tindakan.
  3. Gunakan pelindung diri.
Alat dan bahan yang perlu disiapkan adalah sebagai berikut:
  1. Apron.
  2. Kain panjang atau selimut
  3. Gunting Verband.
  4. Bengkok.
  5. Tempat pakaian kotor.
  6. Washlap.
  7. Baskom air bersih
  8. Kapas.
  9. Kassa gulung.
  10. Tempat cuci tangan
  11. Sabun
  12. Handuk kecil
  13. Sarung tangan
  14. Meja kerja
  15. Formulir jenazah
  16. Tempat tidur.
Berikut cara melakukan perawatan jenazah di Rumah Sakit Jakarta, yaitu :
  1. Beritahu keluarga bahwa jenazah akan dibersihkan. Lakukan Informed consent dengan bahasa yang mudah digunakan dan ramah.
  2. Siapkan alat dan bahan yang digunakan. Susun alat secara ergonomis.
  3. Cuci tangan di bawah air mengalir, keringkan dengan handuk bersih. Pastikan kuku telah dipotong dan perhiasan telah dilepas.
  4. Pakai alat pelindung diri. Pastikan apron terpasang dengan benar dan sarung tangan tidak perlu steril.
  5. Bersihkan dan rapikan jenazah sesuai kebutuhan. Bersihkan tubuh jenazah dengan menggunakan washlap, jika ada luka yang memerlukan penjahitan maka lakukan penjahitan.
  6. Letakkan tangan jenazah sesuai agama dan kepercayaannya. Lipat tangan diatas perut jenazah dan ikat pergelangan tangan dengan kassa.
  7. Rapatkan kelopak mata dan tutup lubang-lubang pada tubuh. Tutup mata, kemudian tutup lubang hidung dan telinga dengan menggunakan kapas.
  8. Rapatkan mulut dengan cara ikat dari dagu ke kepala. Ikat dengan kassa dimulai dari dagu sampai kepala kemudian diikat simpul pada kepala.
  9. Rapatkan kedua kaki. Kedua kaki dirapatkan, kemudian ikat lutut dan kedua jempol dengan menggunakan kassa.
  10. Tutup jenazah dengan menggunakan kain penutup jenazah. Tutup seluruh bagian tubuh jenazah dengan menggunakan selimut atau kain panjang.
  11. Isi lengkap formulir jenazah dengan lengkap. Catat nama, jenis kelamin, tanggal/jam meninggal dengan lengkap dan jelas.
  12. Bawa jenazah ke kamar mayat. Mendorong jenazah menggunakan brangkar.
  13. Bereskan peralatan. Rapikan semua alat dan buang sampah pada tempatnya.
  14. Cuci tangan di bawah air mengalir, keringkan dengan handuk bersih. Cuci tangan dengan sabun dibawah air yang mengalir.

Tuesday, March 10, 2015

Rumah Sakit Jantung Di Jakarta

Memilih Rumah Sakit jakarta jantung yang tepat boleh dibilang gampang-gampang sulit sebab belum tentu biaya mahal menandakan bagusnya kualitas sebuah rumah sakit jantung.
Walaupun, seringnya biaya mahal memang berbanding lurus dengan pelayanan yang diberikan. Namun, bicara mengenai penyakit jantung, jelas penyakit ini bukan penyakit yang murah.
Biaya operasi jantung bisa mencapai ratusan juta rupiah. Angka yang tentu cukup besar dan sulit dijangkau oleh masyarakat pada umumnya. Namun, di luar faktor murah-mahalnya biaya rumah sakit jantung, ada pertimbangan lain yang perlu diketahui untuk memilih Rumah Sakit jantung yang sesuai bagi pasien.  Berikut faktor-faktor yang perlu dipertimbangkan dalam memilih Rumah Sakit jantung.
  • Lokasi 
    Lokasi rumah sakit jantung terdekat harus menjadi prioritas karena saat seorang pasien mengalami serangan jantung, maksimal dalam 30 menit pasien harus sudah dirawat di rumah sakit. Oleh karena itu, memilih rumah sakit jantung terdekat harus menjadi prioritas utama.
  • Fasilitas lengkap
    Hal lain yang perlu menjadi perhatian adalah lengkap tidaknya fasilitas rumah sakit jantung. Mengingat, penanganan sakit jantung perlu peralatan-peralatan khusus seperti unit perawatan koroner, EKG (alat untuk memantau kondisi jantung), alat pemantau tekanan darah, dan alat pengukur kadar oksigen dalam darah. Tidak semua rumah sakit memilikinya. Untuk itu, kelengkapan fasilitas peralatan jantung harus dijadikan bahan pertimbangan kedua sebelum memilih rumah sakit.
  • Ahli jantung
    Sakit jantung tentu harus ditangani oleh dokter spesialis jantung. Tidak setiap rumah sakit memiliki ahli jantung. Untuk itu, keberadaan dokter spesialis jantung di sebuah rumah sakit juga patut dijadikan pertimbangan. Dokter ahli jantung punya keahlian khusus dalam menangani pasien serangan jantung. Mereka akan memeriksa dan memantau kondisi pasien dari waktu ke waktu. Dokter akan mengamati faktor resiko dan tingkat keseriusan penyakit jantung.
  • Perawatan intensif
    Di rumah sakit jantung, pasien harus mendapatkan perawatan intensif karena penyakit ini kadang bisa memburuk sewaktu-waktu. Oleh karena itu, memilih rumah sakit jantung yang memberikan perawatan intensif perlu menjadi prioritas sebab keselamatan pasien adalah segala-galanya.
  • Reputasi rumah sakit jantung
    Reputasi rumah sakit jantung pun perlu mendapat perhatian. Sebuah institusi kesehatan akan berusaha membangun dan menjaga reputasi. Rumah sakit jantung yang bereputasi baik pasti telah berpengalaman bertahun-tahun dalam melakukan penanganan penyakit jantung. Anda bisa mengetahui bagaimana reputasi sebuah rumah sakit dengan mencari informasi mengenai rumah sakit tersebut di internet atau sumber terpercaya lainnya.
  • Kenyamanan
    Kenyamanan rumah sakit menunjukkan baik-tidaknya kualitas sebuah rumah sakit. Rumah sakit jantung yang nyaman juga sangat berperan terhadap proses penyembuhan pasien. Kenyamanan tersebut bisa dilihat dari kebersihan, ketenangan, dan kerapian rumah sakit. 
  • Pelayanan
    Pelayanan dari pihak rumah sakit jantung juga patut menjadi bahan pertimbangan. Bagus tidaknya pelayanan yang diberikan, akan sangat mempengaruhi proses penyembuhan pasien. Penting dilihat pula mengenai jam pelayanan yang diberikan. Apakah memberikan pelayanan penuh 24 jam atau tidak. Sebab, serangan jantung tidak pernah kenal waktu dan pelayanan yang cepat besar pengaruhnya terhadap keselamatan jiwa pasien.
Tujuh tips memilih rumah sakit jantung di atas bisa dijadikan panduan untuk memilih rumah sakit yang tepat. Apapun Rumah Sakit jantung yang Anda pilih, yang terbaik tetap menjaga diri agar sehat.
Sehebat apapun reputasi dan pelayanan sebuah rumah sakit jantung, namun jika penyakit jantung yang diderita amat parah, tetap akan sulit untuk terbebas dari penyakit berbahaya tersebut. Daripada menghamburkan uang ke rumah sakit jantung, lebih baik menjaga diri agar selalu sehat.